Sejarah Dinasti Abbasiyah



Nama: Ema Mardhotillah

Nim: 240101062

Prodi: Pendidikan Agama Islam

Fakultas: Tarbiyah


SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM PADA MASA BANI ABBASIYAH




A. Latar Belakang

Dinasti Bani Abbasiyah berdiri pada tahun 750 M setelah runtuhnya Dinasti Bani Umayyah. Dinasti ini didirikan oleh Abu al-Abbas as-Saffah, keturunan paman Nabi Muhammad SAW, yaitu Abbas bin Abdul Muthalib. Ibu kota awal: Kufah (Irak).

Kemudian dipindahkan ke: Baghdad oleh Khalifah al-Mansur pada tahun 762 M. Masa kekuasaan Bani Abbasiyah berlangsung dari 750–1258 M, dan dikenal sebagai masa keemasan peradaban Islam.

B. Perkembangan Kebudayaan Islam

1.  Ilmu Pengetahuan dan Sains

Pada masa Abbasiyah, kegiatan penerjemahan dan pengembangan ilmu sangat maju, terutama pada masa Harun ar-Rasyid (786–809 M) dan al-Ma’mun (813–833 M).

Pusat kegiatan ilmiah: Bayt al-Hikmah (Rumah Kebijaksanaan) di BaghdadTempat
penerjemahan karya-karya Yunani, Persia, danIndia ke dalam bahasa Arab.

Bidang-bidang ilmu yang berkembang:
  • Astronomi  al-Farghani, al-Battani
  • Kedokteran  ar-Razi, Ibnu Sina (Avicenna)
  • Matematika  al-Khawarizmi (penemu aljabar)
  • Kimia  Jabir ibn Hayyan
  • Filsafat  al-Farabi, Ibnu Sina, al-Ghazali
  • Geografi & Kartografi  al-Idrisi
2.  Sastra dan Bahasa

 Bahasa Arab menjadi bahasa ilmu pengetahuan internasional. Karya sastra berkembang dalam bentuk: Puisi dan prosa (adab), Cerita rakyat dan hikayat, misalnya Alf Laylah wa Laylah (Seribu Satu Malam).

Tokoh sastra terkenal: al-Jahiz (ahli sastra dan zoologi), Abu Nuwas (penyair istana), al-Hariri (penulis Maqamat al-Hariri)

3.  Arsitektur dan Seni

Arsitektur Islam mencapai puncaknya pada masa ini: Masjid Agung Samarra (Irak), Masjid Ibn Tulun (Kairo, Mesir), Istana Baghdad dan kota Madinat as-Salam, Seni kaligrafi, ukiran geometris, dan ornamen tanaman juga berkembang pesat.

4.  Ekonomi dan Perdagangan

Baghdad menjadi pusat ekonomi dunia, karena :Letaknya strategis antara Timur dan Barat. Sistem perbankan dan mata uang (dinar & dirham) digunakan luas. Perdagangan meluas hingga Cina, India, Afrika Timur, dan Eropa.

5.  Politik dan Pemerintahan

Khalifah Bani Abbasiyah memerintah dengan sistem birokrasi yang rapi: Jabatan wazir (perdana menteri) dan qadhi (hakim) diperkenalkan. Administrasi negara diatur dengan baik, mencerminkan pengaruh Persia.

C.  Masa Keemasan dan Kemunduran

Masa Keemasan: pada masa Harun ar-Rasyid dan al-Ma’mun, Masa Kemunduran: Munculnya kekuasaan lokal (seperti Buwaihiyah, Seljuk), Invasi Mongol pada tahun 1258 M, yang menghancurkan Baghdad Berakhirnya Dinasti Abbasiyah di Baghdad, meski sempat bertahan secara simbolis di Kairo (1258–1517 M)

D.  Pengaruh terhadap Dunia

Warisan Bani Abbasiyah sangat besar: Menjadi dasar perkembangan ilmu di Eropa (melalui Andalusia & penerjemahan Latin). Melahirkan sistem pendidikan (madrasah, perpustakaan, universitas). Menjadi inspirasi bagi peradaban dunia modern.

kesimpulan

Pada masa Bani Abbasiyah (750–1258 M), kebudayaan Islam mencapai puncak kejayaan. Ilmu pengetahuan, sastra, seni, arsitektur, dan perdagangan berkembang pesat, terutama di bawah kepemimpinan Harun ar-Rasyid dan al-Ma’mun. Baghdad menjadi pusat peradaban dunia. Namun, kejayaan ini menurun akibat konflik politik, munculnya kekuasaan daerah, dan serangan Mongol yang menghancurkan Baghdad pada tahun 1258 M. Meskipun begitu, warisan intelektual dan budaya Bani Abbasiyah terus memberi pengaruh besar bagi peradaban dunia hingga kini.

Penutup

Sejarah perkembangan keemasanperadaban Islam yang penuh dengan kemajuan di berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, sastra, filsafat, dan pemerintahan. Di bawah kepemimpinan para khalifah Abbasiyah, khususnya pada masa Harun ar-Rasyid dan al-Ma’mun, dunia Islam mencapai puncak kejayaan dan menjadi pusat ilmu pengetahuan dunia. Meskipun pada akhirnya kekuasaan Bani Abbasiyah mengalami kemunduran akibat konflik internal dan serangan dari luar, warisan intelektual dan budaya yang ditinggalkan tetap menjadi tonggak penting dalam sejarah peradaban manusia. Dari peradaban inilah lahir banyak ilmuwan besar yang memberi pengaruh besar bagi dunia hingga masa modern.

Hai, selamat nonton video presentasi ini! Video ini dibuat biar kamu makin paham sama materinya. Jadi, tonton baik-baik ya, dan jangan lupa catat poin-poin pentingnya Semoga video ini bisa membantu


kamu juga bisa belajar bareng sama slide PowerPoint-nya klik link

Setelah nonton videonya, kalian wajib ngerjain soal ini ya! Diharapkan kamu bisa memahami dan menerapkan konsep yang sudah dipelajari. Jawab setiap pertanyaan dengan cermat dan sesuai dengan pengetahuan yang kamu punya. Semoga berhasil klink link

Nilai jawaban kamu ada di bawah ini! Semoga hasilnya bisa jadi motivasi buat terus belajar dan ngembangin kemampuan kamu klik link

Referensi 

  1. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam: Dirasah Islamiyah II. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2004.
  2. Harun Nasution. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya, Jilid I & II. Jakarta: UI Press, 1996.
  3. Philip K. Hitti. History of the Arabs: From the Earliest Times to the Present. London: Macmillan, 2002.
  4. Ahmad Syalabi. Sejarah Kebudayaan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1993.
  5. H.A.R. Gibb. Islamic Civilization. Oxford University Press, 1982.
                  

 Berikut hasil video pembelajaran










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal SKI

Soal SKI